Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Musyawarah Nasional ( MUNAS ) APTEKIM KE-5

Pada awal bulan oktober ini Asosisasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia ( APTEKIM ) menyelenggarakan Musyawaran Nasional ( MUAS ) yang ke-5 bertempat di Padang, Sumatera Barat pada 4 sampai 6  Oktober 2018, bersamaan dengan seminar SNTKI dan ISIChem 2018 yang di- organize oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Bung Hatta (UBH Padang). Adapun kegiatan ini merupakan agenda tiga tahunan APTEKIM yang bertujuan untuk memfasilitasi pembentukan kepengurusan baru serta forum diskusi terkait PerguruanTtinggi Teknik Kimia.

Peserta MUNAS terdiri dari semua anggota APTEKIM yang berasal dari perwakilan Program Studi Teknik Kimia atau program studi sejenis dari 47 perguruan tinggi di Indonesia. Laporan kegiatan kepengurusan APTEKIM 2015-2018, pembentukan pengurus APTEKIM dan Majelis Pertimbangan Asosiasi (MPA) serta rekomendasi kegiatan kepengurusan periode 2018-2021 menjadi agenda utama MUNAS 2018 ungkap Dr Emma Savitri, sekretaris APTEKIM. Dalam kesempatan tersebut Prodi Teknik Kimia Universtas Muhammadiyah Purwokerto diwakili oleh Haryanto, Ph.D., Abdul Haris Mulyadi, S.T., M.T., Endar Puspawiningtiyas, S.T., M.T

 

CHEACO 2018

Haloo Teman-teman. Pasti kalian blm tau apa itu CHEACO 2018?

Mahasiswa Berprestasi Fakultas Teknik 2017

Pengumuman JMP 2017/2018

Download Pengumuman

Haryanto ST, MT : Kembangkan Polimer Sintetik Untuk Medis!

Satu lagi kandidat doktor dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FT UMP), Haryanto, ST, MT. Mantan Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama periode 2005-2011 UMP ini tengah mempersiapkan defense desertasinya sebagai tugas akhir dalam menyelesaikan studi S3 pada bidang polimer di Yeungnam University, Korea Selatan. Meskipun, pada awalnya sempat bimbang ketika harus memilih antara Yeungnam University atau KFUPM King Fahd University Petroleum and Mineral University karena ia diterima dikeduanya, toh akhirnya Haryanto memutuskan untuk melanjutkan di Korea Selatan. Sebelumnya, putra asli Banyumas ini telah menyelesaikan S1 di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran dengan predikat lulusan terbaik dan S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kurang dari 2 tahun pada jurusan yang sama yaitu Teknik Kimia dengan konsentrasi pada bidang polimer.

 

Bukan tanpa alasan Haryanto memilih S3 di Korea Selatan, ada ketertarikan besar terhadap kemajuan teknologi Korea Selatan yang maju begitu pesat. Korea Selatan merdeka hanya berjarak 3 tahun setelah Indonesia, namun kemajuannya jauh lebih cepat daripada Indonesia. Perkembangan teknologi di Korea menjadi salah satu parameter dunia terutama di bidang telekomunikasi, Kedokteran dan Industri Kimia. Haryanto juga ingin budaya kerja keras dan disiplin di Korea Selatan menempel pada dirinya. “Saya berangkat ke lab jam 9 pagi, pulang jam 10 malam. Hampir semua lab di Korea sama. Mereka sangat menghargai waktu dan sangat disiplin. Budaya ini yang ingin saya adaptasi,” tuturnya.

 

Read more: Haryanto ST, MT : Kembangkan Polimer Sintetik Untuk Medis!

Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru

Skripsi Online